PELATIHAN JURNALISTIK
KSR PMI UNIT SUB PGSD UPP TEGAL FIP
UNNES
Kegiatan
pelatihan ini dilaksanakan pada hari minggu, 14 April 2013. Diikuti oleh 65
peserta. Dengan pembicara Bpk. Moh. Abdul. Beliau merupakan anggota dari radar
tegal.
Adapun
materi dari pelatihan jurnalistik ini adalah syarat menulis yang baik,
macam-macam tulisan dan struktur tulisan. Beliau juga menjelaskan secara detail
tentang materi yang disampaikan. Tak bisa dipungkiri kalau peserta sangat
antusias dengan materi ini . terbukti saat dibuka termin pertanyaan, banyak
peserta yang ingin menyampaikan pertanyaan. Ada 6 peserta yang berkesempatan
mengajukan pertanyaan langsung pada beliau.
Dari
keenam pertanyaan tersebut, ada satu pertanyaan yang membuat saya juga
penasaran .Pertanyaan ini dari Desyana Firmanti,” Bagaimana cara kerja wartawan
yang begitu cepat mengetahui suatu kejadian ter-update ?”
Inilah
pertanyaan yang sangat perlu dijawab. Beliau menjawab bahwa wartawan bekerja
begitu cepat karena mereka memiliki jaringan yang luas,contohnya hubungan
dengan polisi.
Untuk
pertanyaan yang lain saya rasa pertanyaan yang bisa dijawab oleh diri kita
sendiri, seperti “ Bagaimana cara yang efektif agar kita senang menulis ?” .
Benar kan, pertanyaan yang hanya diri kita sendiri yang bisa menjawabnya. Tinggal
kita punya niat gak buat nulis. Kalo ada niat untuk mengekspresikan apa yang
ada di otak kita pastilah gampang untuk menulis.
“ Menurut saya, pelatihan jurnalistik ini kurang mengena karena materi yang dibawakan kurang specifik dan belum ada praktek dari teori yang telah dijelaskan”, kata ketua panitia, Candra Dinata.
“ Menurut saya, pelatihan jurnalistik ini kurang mengena karena materi yang dibawakan kurang specifik dan belum ada praktek dari teori yang telah dijelaskan”, kata ketua panitia, Candra Dinata.
Memang
benar pelatihan jurnalistik ini sedikit kurang mengena di hati peserta karena
hanya pembicara hanya menjelaskan materi seperti di dalam perkuliahan, belum
sampai pada praktek menulis yang benar dan memikat hati sang pembaca. Inilah
tugas dari panitia ke depannya agar lebih mempersiapkan segala bentuk yang
sekiranya diperlukan dalam pelatihan, seperti materi, pemateri, alokasi waktu
dan lain-lain. Semua hal yang bisa dipetik dari sebuah pelatihan pastinya untuk
kita sendiri. Apa salahnya jika memberikan yang terbaik untuk kita semua. Toh,
ini untuk kita, bukan untuk orang lain. Semangat !!!
No comments:
Post a Comment