Showing posts with label Catatan. Show all posts
Showing posts with label Catatan. Show all posts

Thursday, October 23, 2014

Cinta

Cinta...??

Benar cinta memang aneh tapi nyata. Cinta iu datang ketika aku tak mengharapkannya dan cinta itupun pergi tanpa pamit. 
Terasa sakit ketika kau harus pergi dan tak mungkin kembali, tapi harus bagaimana lagi. All Actually Change. 
Kamu sudah berubah menjadi sosok yang beda. 
Seperti bukan yang kukenal dulu.

Kamu berubah dan kamu tahu rasa inipun semakin lama semakin sirna. Semakin sedikit rasa cintaku padamu. 
Entah sekarang tinggal berapa keping yang tersisa. 
Hatiku sudah tak sanggup lagi menyatakan cinta murni seperti dulu. 

Kenapa semuanya harus seperti ini?? menyiksa perasaanku yang telah tumbuh. 

Saturday, April 26, 2014

Kado Ultah

Hari ulang tahun adalah hari yang teristimewa bagiku. tak ada hari yang seperti ini, setahun cuma sekali. makannya jangn sampai gak inget ulang tahun mu sendiri yaa..

tanggal 23 April 2014 kemaren, hari ulang tahunku..
wah wah. gak terasa ni dah menginjak usia 21 tahun. sepertinya, waktu cepat sekali berlalu. ualng tahun yang tahun kemren aja masih inget. sekarang dah ganti lagi angkanya. Memang, waktu berputar begitu cepatnya. tak bisa ku memungkirinya. hanya ucapan syukur yang harus selalu kupanjatkan, masih diberi kesempatan oleh Yang Maha Pemberi Kehidupan.

 21 tahun, angka yang tak sedikit lagi. semakin tua dan harus semakin dewasa. yaa, berusaha untuk menjadi yang terbaik bagi semua. itu impianku. tapi, di ultah ke 21 ini, aku mempunyai harapan atau target yang mustinya ingin kuwujudkan. bertahap dan melalui proses semoga harapan itu terkabul. aminn..
bismillahirrokhmanirrokhim
  1. Sholat wajib di awal waktu
  2. rajin sholat malam
  3. rajin puasa sunah, senin kamis
  4. rajin bersodakoh
  5. rajin membaca al-qur'an, minimal sehari sekali
  6. rajin membaca asmaul khusna, minimal sehari sekali
  7. istiqomah beribadah kepada Alloh
  8. segera dapet topik skripsi dan semoga yang diharapkan itulah yang di ACC, mapel IPA 
  9. dapet dosen pembimbing yang gampang
  10. menyusun proposal skripsi dan penelitian
  11. cepet menyelesaikan skripsi
  12. wisuda gasik, maksimal Juni
  13. SM3T
  14. berharap PKM-Gt diterima, lolos
  15. menyelesaikan kuliah semester ini dan semoga IPK naik {3,8}
  16. menyayangi dan mendoakan ayah, ibu, adek"
  17. rajin menabung
  18. ke jogja, beli Buku and jalan-jalan ke candi borobudur
  19. beli buku, novel tiap bulan
  20. didekatkan pada jodohku
  21. didekatkan pada profesiku
semoga, 21 targetku tercapai untuk tahun ini.amin. amin amin....
demi ayah, bunda, adek-adekku dan orang yang selalu menyayangiku..

" usia bukanlah patokan dewasanya seseorang, tapi dengan bertambahnya usia harus membuat orang berusaha menjadi dewasa"

keep smile, spirit and do the best for alll :..

Wednesday, April 2, 2014



Akhirnya terbit lagi ni buku kedua. “ FLASHLOVE” judulnya. Pastilah menceritakan tentang cinta-cintaan. Hehehe
Cerita di dalam buku ini, tidak seperti cerpen, namun namanay flashfiction. Kenapa? Karena cerita ini dituliskan sesimpel mungkin dengan jumlah jatanya maksimal IOO kata. Hebat bukan ? simpel dan padat. Penulis menceritakan apa yang ada di pikirannya sesingkat mungkin, namun sudah mencakup semuanya artinya alurnya jelas, konflik dan juga pemecahannya. So, baca buku ini yaa ? pasti kamu suka deh.  Ceritanya dikemas semenarik mungkin dan bisa mengingtkan masa-masa putih biru , putih abu-abumu dulu, cinta monyet. Lucu deh..
Masih ingat kan, masa-masa sekolah kalian? Masa nano-nano di dunia sekolah? Pastinya ingat donk. Apalagi kao diceritain, menarik loo..jadinya gak Cuma di angan-angan, tapi bisa dibaca diri sendiri dan orang lain. Syukur-syukur bisa memmbahagiakan orang yang membacanya. Kan dapet pahala.. gak sia-sia kan nulis...hehehhehee
Okk. Belajar nulis lagi, biar jadi penulis hebat. Amin amiun..
Dimulai dari yang kecil dulu, lama-lama kan menjadi bukit katanya. Yang penting mau nulis aja, sejelek-jelek tulisan kalian, kalian lebih hebat daripada yang gak nulis looh.. heheheh
Okkkk... sipp .
Kalo ada waktu nulis aja, gak masalah kan?...bye byee byee

First....



Say “ alhamdulillahhirobbil ‘alamin”
Cerpen pertamaku termuat dalam antologi buku ini . rasanya kayak mimpi, pertama kali nyoba langsung goal. Antologi inilah yang mengawali karierku bergelut di dunia tulis menulia. Sebenernya dari dulu aku suka nulis, hanya saja rasa males selalu hadir di setiap langkahku bila hendak nulis; ada-ada aja godaannya. Tapi, dengan masuknya cerpenku dalam antologi ini aku semakin giat mau nulis fiksi. Enak tau, kita bebas berekspresi megunggjkpkan apa yang ada di pikiran kita lewat tulisan, tak perlu diatur oelh EYD karena ini fiksi. Bebas, mau menggunakan majas, mau dipadukan dengan bahasa lain juga boleh. Enak pokoknya. Kali ini  saya baru menyadari, bergabung dengan dunia nulis itu sesuatu sekali. Asyikk , mantapp..bisa punya buku sendiri.
Jaid inget ni, waktu itu temen kulaiku bilang
“ menulis itu lebih baik daripada ngomong. Karena apa jika kita ngomong , hanya orang yang ada di depan kita yang bisa mendengarnya, tapi kalau kita menulisnya, kita bisa memberikan manfaat untuk seluruh dunia’”
Aku suka kata-kata itu,bener banget. Kalau kita ngomong, kita juga tak selamanya ingat apa yang kita omongkan, tapi kalau kita menulisnya suatu saat kita buka , kita akan mengingatnya kembali. Ya gak???
Hal yang paling berkesan dari menulis itu ketika tulisan kita dimuat di media masa,buku, atau yang lain. Sepeerti udah kayak jadi penulis beneran lo, rasanya seseuatau bangett..nama kita tercantum dalam sebuah buku. Bersyukur sekali pokoknya. Bangga sama diri sendiri, karya sendiri bisa masuk buku. Insyaalloh, aku mau terjun dalam dunia penulis disamping profesi utamaku menjadi seorang guru SD. Walopun bukan penulis handal tapi setidaknya aku sudah berusaha membuka jendela dunia. Meski yang ditulis Cuma rasa galau melulu, curhat”an atau hal yang gak penting. Tapi aku senang. Suatu saat tulisan kita bermanfaat untuk kita pada akhirnya. Tepatnya untuk mengenang segala kejadian yang telah terlupakan. Hidupp calon-calon penulis muda ...
Nah, aku punya sebuah keinginna nih, kalo aku jadi guru kelak, aku pengin mengasah kemapuananak-anakku menulis. Supaya gak kaya aku, suka nulis tapi baru di usia tua baru dieksplor. Gak papa sii, tapiluamyan telat kalah start sama yang lain. Hehee
Giliran yang laian udah nyampe malang,aku aru di tegal. Haduuuhh
Tapi gak papa.
Tiada kata tua untuk belajar. Belajar menulis pastinya, berkarya dan kalo bisa nerbitin buku , novel sendiri..
Hehehhehehhehheh

Calon anak didikku, insyalloh dimanapauna ku mengajar kelak, aku ignin kalian lebih maju dari saya, aku berharpaa kalian dapat menggalai kemampan kalian sedini mungakin karena itu lebih baik daripada di usia tua baru digali. Heheheh

Semagat calon penulis muda, semangat calon guru profesional..
Semoga cerpen pertamaku ini menjadi awal yang baik untuk karya yang selanjutnya.
TIADA USAHA TIADA HASIL
USAHA, DOA DAN TAWAKAL PADA YANG ESA...
OKKkkk...
Calon pendidik masa depan dan calon penulis muda..



Ketika cinta memilih


Aku terdiam dalam harap. Manangis dalam rindu. Tertawa dalam duka. Tersenyum dalam kepalsuan. Aku sedih, tapi aku tak mau seluruh dunia tahu kesedihanku. Aku galau, tak kusangka kau telah memilih dia sebagai kekasihmu. Tahukah kamu, aku mencintaimu sudah dari dulu sebelum dia mencintaimu. Sayangnya, kamu  pura-pura tak tahu. Iya, kamu berpura-pura. Aku tahu kamu sudah tahu bagaimana perasaanku padamu. Tapi, kamu tak mau mengetahuinya, ya kan?
Kamu juga tahu, kekasihmu saat ini itu sahabatku. Sahabatku, juga sahabatmu. Namun, kau seolah tak mau tahu .Iyalah, aku sadar cinta tak bisa dipaksakan dan perasaan juga tak mampu berbohong.
Kalau kamu tanya, aku mencintaimu dari kapan ? pasti kamu iba mendengarnya. Kalo boleh jujur, aku mencintaimu sejak dari dulu, sejak kita dipertemukan dalam sebuah kelas yang sama. Saat itulah, benih-benih cinta ini tumbuh dengan suburnya. Setiap hari, tak bosan-bosannya kutatapi wajahmu dari kejauhan, tanpa kau tahu. aku mencuri-curi waktu yang tepat untuk memandangmu. Walaupun sebentar, rasanya sudah plong. Kau penyemangatku waktu itu.
Kamu tahu? jantung ini rasanya mau copot ketika kamu memanggil namaku dan tersenyum padaku. Aku tak sanggup berdiri tegak. Rasanya mau pingsan. Bibir ini gemetaran tiap kali ngomong sama kamu, makannya kau jarang banget kan menyapamu, padahal kalau kamu tahu, sebenarnya aku ingin sekali ngobrol lepas denganmu. Berbincang-bincang seperti teman yang lain tanpa keraguan dan kecanggungan. Ah, semua sudah berlalu, waktu tak mungkin bisa diputar lagi. Andai bisa kuputar waktu, hal pertma yang ingin kulakukan, aku ingin mendekatimu sebagai sosok yang tak canggung lagi menyapamu. Rasanya tak mungkin. Waktu bukan seperti jarum jam yang bisa kita putar seenaknya, dia selalu berputar maju tanpa melihat ke belakang. Hmmm...
Kamu tahu? kenapa aku mengagumimu? Aku kagum dengan sosokmu. Kamu tuh beda dari cowo yang lain. Pendiam, pinter, gak neko-neko alias apa adanya, cuek dan lumayan ganteng. Aku tak bohong, jujur nii. Bukan karena aku mencintaimu juga, tapi aku jujur dari hatiku. Kekurangan yang kau miliki seolah pudar di mataku. Aku tahu, suaaramu tak sejantan rupamu. Tapi aku mampu menerimanya. Semua terasa baik dan indah di mataku. Karena aku mencintaimu. Mungkin cinta itu buta, yaa ? buta. Tapi bagiku, cinta tak mungkin buta ketika kita membuka mata hati kita. Buta untuk mata kita, tapi tidak untuk hati kita.
Mungkin seluruh teman cewe di kelas tahu aku mencintaimu, termasuk kekasihmu itu. Jelas dia tahu banget, tingahku udah jelas banget kalo aku memendam rasa yang tak biasa untukmu. Sayang, waktu berjalan semakin cepat, hingga akhirnya kita dipisahkan karena kau memilih sekolah tingkat atas yang berbeda denganku. Tiga tahun bersamamu membuatku semakin sadar aku benar- benar mencintaimu. Apalagi perpisahan dalam waktu yang lama ini, aku harus bisa menjaga hati untukmu walaupun aku tak tahu keputusanmu pada akhirnya jika kuungkapkan rasa itu. Tapi setidaknya kau sudah mencoba mempertahankan status jombloku untukmu.
Waktu yang lama tanpa ada kontak sama sekali, tahun pertama kita berpisah, tak sedikitpun kumelihat sosokmu. Entah kemana kau, padahal sekolahanku dekat dengan rumahmu, tapi tak pernah kumelihatmu. Tiap kumelewati rumahmu selalu kutengok dan berharap kau ada di teras rumah dan aku bisa melihatmu dari kejauhan. Hmm, harapanku selalu kosong, tak pernah terwujud, kau tak pernah ada.
Hmm, kau tahuaAku seneng sekali, ketika  teman-teman mengadakan acara reuni kelas di tahun pertama. Aku berharap bertemu kamu. Dengan semangat kulangkahkan kakiku, tapi kamu tak bisa hadir. Rasa kecewa mebasahi jiwaku. Aku kecewa. Sedikit melamun untuk melupakanmu, tapi sungguh tak bisa. Kau telah membawaku tenggelam dalam hatimu. Itu perasaanku saja, beda denganmu. Kecewa sejenak dan akhirnya akupun tak menggapnya sebuah masalah besar . aku kembali mengagumimu. Tak perlu kuhiraukan rasa keecewa itu. Karena cinta ini sungguh untukmu, cinta ini yang mampu mengalahkan segalanya. Kekuatan cintaku padamu begitu besar. Seluas samudera dan setinggi langit di angkasa. Hahahha terlalu berlebihan yaaa... pokoknya seperti itulah..
Tahun kedua. Aku , masih setia menantimu. Menutup hati untuk dicintai orang lain, karena aku pikir hanya kamu yang cocok mendapatnkannya. Tapi, rasa itu mulai kacau balau ketika ada seorang adek kelasku mengungkapkan perasaannya padaku. Dia bilang dia mencintaiku. Ahh, aku galau. Galau karena kamu tak pasti dan aku sedikit lelah memperjuangkan cinta ynag semu. Aku takut patah hati karenamu. Aku terhipnotis dengan adek kelasku. Sedikit demi sedikit hati ini yang sudah terkunci oleh hatimu. Mulai luntur dan luluh olehnya. Dia sedikit mengajarkanku, mengejar cinta yang tak pasti ibarat mencari jarum dalam jerami. Aku tak bisa menolaknya karena aku berharap dia mampu membuatku melupakanmu. Hubungan kita berjalan layaknya waktu yang terus berputar. Tak ada konflik yang mendalam, tak ada acara pergi keluar bareng, takada acara apel-apelan, tak aca acara ketemuan, tak ada acara jemput-jemputan, takada acara dua-duaan. Pokoknya datar deh. Aku tahu aku salah, tapi gimana lagi aku baru pertama pacaran dan aku tak mau berbuat yang aneh-aneh. Aku ingin semaunya biasa saja. Tak perlu berlebihan.
Mungkin itulah yang membuat hubungan kami tak seindah pertama bertemu. Dia menjauh dan tak ada kabar. Dan kabar terakhir yang kudapat dia selingkuh. Alngsung saja kuputuskan dia detik itu juga. Aku sedih. Rasanya  sudah tak pengin pacaran. Pacran pertama kali sudah membuatku trauma . singkat dan tak lebih dari umur jagung. Huammm..
Sempet aku nangis ketika mendengar dia selingkuh dengan adek kelasku juga. “ Jahat “ batinku. Aku semakin sadar, cinta yang tak dari hati tak akan kekal sampai batas waktu. Cinta yang karena pelarian  juga tak akan bertahan lama. kamipun putus .
Aku kembali menyadari, kamulah pemilik hati ini. Tak ada yang lain. Hanya kau yang pertama dan utama untukku. Sudah kucoba melupakanmu, tapi apa hasilnya aku tak bisa. Orang lain hanya pelarian bagiku karena kamu tak memberi harapan pasti untukku. Akhirnya, akupun bertekad mempertahankan kembali cinta tak pasti ini.
Tahun ketga, keempat dan kelima. Genap lima tahun aku berpisah denganmu. Hingga kau dan aku sudah memasuki dunia kerja, rasa ini masih ada untukmu dan tetap sama seperti dahulu. Aku menggagumimu penuh arti. Dan lagi lagi kamu juga masih sama seperti dahulu. Harapan tak pasti.
Sudah biasa dan sangat terbiasa untukku karena sudah dari dulu masih seperti ini. Aku terhipnotis sangat lama denganmu. Untungnya, dua tahun terakhir kamu ada kabar walaupun hanya malalui jejaring sosial, facebook. Tapi, aku senang karena bisa memantau perkembanganmu. Tidak seperti waktu SMA tak ada kabar sama sekali. Malalui fb, akupun bisa melihat sosokmu yang semakin gagah.  Semakin dewasa.
Bahagia sii, tpi rela bagi-bagi. Ehheheh
Kebahagiaanku tak berlangsung lama. Ketika sahabat dekatku memberi tahu sebuah hal yang membuatku galau tingkat akut. Dia bilang, kau dekat dnegan sahabatku sendiri. Kamu pergi ke pantai dengannya. Tapi, aku masih belum percaya akan kedekatanmu dengannya. Aku tak menghiraukannya. Sebulan berlalu. Aku curiga, perkataan sahabtaku beneran. Karena kamu semakin terlihat dekat dengannya. Kuliaht kausering berbalas koment dengnnya. Aku penasaran dengan hubungan mu dengnnya. Aku memberanikan segenap jiwa raga bertanya padamu. Dan kamu bilang IYA . rasanya pengin nangis guling-guling. Perasaanku ambrul adul tak karuan. Kau membuatku semakin lemah tak berdaya. Rasa yang telah kujaga bertahun-tahun terkikiskan oleh duka mendalam dan sangat dalam bagiku.
Aku membencimu, tapi tak bisa. Aku tak percaya kau memilih dia , sahabatku sendiri menjdi kekasihmu. Bisa dibayangkan sedihnya , hancurnya hatiku kayak apa. Mungkin kayak gunung meletus kali. Super duper sedih.. tak tahu kemana lagi kuharus melangkah, haruskah kublokir fb mu dari pertemananku. Ooh, tidak
Aku tak bisa mendendamu, cinta tak bisa dipaksakan, aku harus memahaminya. Haruss...
Aku merelakanmu dalam ucapan tapi hati tak seindah kata-kataku. Aku masih mengaharapkanmu sampai saat ini. Walaupun hatiku sering terbakar api cemburu ketika melihatmu muncul di berandaku bersamanya. Aku sakit dan aku cemburu..
Cinta bertepuk sebelah tangan. Aku berharap kamu bahagia dengannya, tapi itu bohong karena mata dan hati kita pasti tak mampu melihat orang yang kita cinta bahagia dengan yang lain.
Tak tahu  harus gimana lagi, sudah terlanjur cinta padamu. Aku hanya berdoa kapada sang maha esa, jiak kamu jodohku pasti kita kan dipersatukan kelak dalam ikatan sakral sebuah pernikahan. Dan jika kita tidak disatukan di dunia ini, aku berharap kelak di akhirat kita bisa bertemu lagi.









Tembusan:
Kisah ini insyaalloh nyata dan tidak direkayasa. Special untukmu sahabat terkasihku, RUSTI NUSANTI. Aku tahu perasaanmu gimana mengetahui dia jadian sama dia. Pasti sakit. Tapi, kamu harus bangkit dari kefatalan cinta. Yakinlah kalau dia jodohmu kelak juga akan berada di pangkuanmu. Okk..
Saat ini, yang penting adalah memperbaiki ucapan, tondakan dan ibadah kita dahulu. Katanya mau jadi wanita sholekhah. Hehehee
Insyaalloh, suatu saat Alloh akan menurunkan pria idaman kita yang akan menemani kehidupan kita sampai akhir hayat. Amin, amin amin..
Semangat kawan.
Pesenku untukmu :
Aku di sini selalu berusaha ada untukmu, walau jarak kita jauh dan mungkin kita hanya bertemu setahun sekali. Tapi, hal itu tak akan meruntuhkan persahabatan kita. Karena jarak tak menjadi penghalang dan waktu tak akan pernah menentang persahabatan kita. Aku yakin karena aku tahu kamu dan kamupun tahu aku. Heheheh
Udah dulu yaa, pegel nii.maaf baru sempet ngirim. Kagak ada modem sii...


Wassalamuaalaikum..

Thursday, December 5, 2013

kata cinta

CInta itu bersemi kembali ketika diri ini tak lagi memikirkannya..
memang benar kata pepatah " cinta itu akan ketika orang tidak lagi memikirkan cinta"

Friday, November 8, 2013

Satu kata yang terucap dari mulut kita sangat menentukan baik tidaknya diri kita

catatanku

Pagi ini, aku sempatkan duduk di emperan kamar kostku, di lantai dua tepatnya. Kamarku terpisah dan menyendiri di lantai dua, dua kamar lain di lantai bawah. Tak biasanya aku terdiam di kamarku. Tiap hari, aktivitasku di lantai bawah. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, kamarku Cuma buat tidur kaya tempat singgah. Berbeda dengan pagi ini, entah kenapa, ada yang menarik hatiku untuk tetap di sini. Biasanya habis sholat subuh, langsung tidur lagi, rasa ngantuk yang tak tertahan. Rasanya, Tuhan punya rencana lain untuk hamba-nya. Tuhan ingin menunjukkan keindahan alam ini untukku.
Kulihat indahnya pagi, awan di angkasa bertabur penuh makna. Langitpun mamancarkan pesonanya. Kemilau sinar matahari mulai menyoroti tiap sudut kamarku. Masih tampak memerah, seperti di kampungku sana. Kurasakan hentakan hati yang mendalam. Langit betabur awan dengan kemilau mentari pagi yang tampak memerah. Hatiku senang. Kutemukan indahnya kota ini. Jarang sekali kulihat keindahan alam-Mu ya robb. 

Di atas atap mereka
Kududuk termenung
Menatap indahnya sang surya
Masih malu dan sembunyi di balik awan

Kudengar
Kicau burung di atas sana
Kokokan ayam jago
Suara bising kendaraan
Suara mesin kereta api
Nampak ricuh, tapi merdu dan syahdu

Kuhirup udara pagi ini
Sungguh beda dari biasanya
Masih sejuk
Belum tercemar aroma khas kota ini
Sumilir angin ...
Menusuk kulit ariku
Dingin, tapi  menentramkan jiwa

Senja mulai terkikis
Awan mulai pudar
Tak seindah tadi pagi
Mentari pagi perlahan bangun
Menampakkan kemilau sinarnya
Warna kemerahan mulai pudar
Pesona sang surya menuju kesempurnaan

Jarang kunikmati alam ciptaan-Mu ya robb
Ternyata kota ini indah
Atap-atap rumah warga
Bak lapangan di pedesaan
Semuanya rata...
Tak ada pembatas
Tak ada penyela
Sambung menyambung ...
Terlihat indah dari atas atap

aku sadar..
terlalu sempit kutatap dunia
terlalu sering kuabaikan keindahan ini
terlalu sering kuacuhkan
padahal,
Ini sungguh indah
Beda dengan kampungku di sana

Ini kota ?
Ya benar. Kota
Aku hidup di kota
Tempat dimana kutuntut ilmu
Dituntut sebuah kemandirian ...
Suara bising kendaraan
Menjadi temanku setiap saat
Sudah biasa..

Kota ini..
Bukan kota metropolitan
Bukan kota pelajar
Bukan  kota hujan
Bukan pula kota pahlawan
Kota bahari
Tegal namanya ....

Tegal adalah kota dimana aku menuntut ilmu sekarang. Tak terpungkiri, tak disangka aku tinggal di kota ini. Sungguh seperti mimpi. Beda dengan yang aku impikan. Sedikit nyeleweng dan tak sesuai jalur. Awal di kota ini, kurasakan hal yang sungguh berbeda.  Masyarakatnya identik dengan suara keras, kasar, nadanya juga beda dengan kampungku di sana. Begitu aneh kudengar bahasa mereka. Asing di telingaku. Memang. Tak hanya aku yang merasakan, teman seperjuanganku juga merasakan hal yang sama. Bahasanya sama, sama-sama ngapak. Tapi beda, lebih halus ngapak di kampungku.
Itu dulu, sekarang sudah terbiasa, bahkan menjadi makanan keseharianku. Jalanku sudah ditakdirin di sini. Tak perlu ku mengeluh lagi. Banyak kebaikan, pengalaman, dan tantangan hidup kualami di sini. Kuncinya adalah butuh iman yang kuat untuk hidup jauh dari orang tua. Harus punya cara sendiri menghadapi cobaan hidup.
Di kota ini, kuukir tcatata-catatan sejarah yang mungkin tak akan terulang lagi. Hidup di kota, dengan rumah yang berdesak-desakan, tanpa ada penyela. Begitu adanya. Namun, banyak hal yang cocok dijadikan teladan. Kerukunan bertetangganya cukup tinggi, agamanya kuat. Suara adzan di setiap sudut kota ini selalu awal dan senantiasa terdengar ke telingaku. Mengundang para umat muslim datang ke masjid atau mushola. aku bersyukur tinggal di kota ini. Insyaalloh.  Tak ada penyesalan lagi.



Saturday, November 2, 2013

malam

malam yang dingin
berbalut hembusan angin pantai
aroma malam mulai tercium 
sepi...
suara manusia mulai lenyap
dan tergantikan nyanyian merdu sang jangkrik
krik,krik,krik






Saturday, September 14, 2013

dunia kerja

Cerita tentang dunia kerja

Begini kisahnya..
Rabu pagi, aku sama temenku nglamar kerja di toko baru. Semua surat-surat sudah dipersiapkan. Alhamdulilah alloh memberikan jalan terbaik. Siangnya aku langsung disuruh berangkat kerja..
ajaib yaaa ...
Memang..
Heheh
Kenalan pun dimulai, awalnya gak malu-malu gimna gitu.. tapi lama kelaman menjadi temen curhat dan saling menandai dlam status..
sebut saja ulfa. Anaknya cantik, manis. Anak petanahan juga. Dia lulusan SMANSA TA alias SMANSA PETANAHAN. Dua tahun di bawahku..
masih muda laa, gakkaya aku udah kepala dua,,hehehe
Ada lgi, sirus, amal . mereka tetanggaku, tetapi agak jauh..
Teruss, ikna anak puring.
Dia ponakannya titin, temen kuliahku..
Seperti uul, sirus dan amal . dia baru lulus tahun ini..
Awal ceritanya begini..
Aku kan punya tetangga juga yang bekerja di situ, lha si uul cinta sama dia.. gak tau kenapa,
Mungkin coowonya itu terlalu memberi harapan kepada uul. Makannya dia sayang baanget sama dia. Sholehudin namanya..
kalo kalian tahu yaa guys, sholeh itu orangnya bener-benet kadal, buaya darat banget.
Pagikenalan sama cewe, siangnya bisa jadian,,}hebat yaa
maklum tampangnya lumayan cakep..
Ceww-cwepun sangat mudah tertarik dengannya.apalagi yang hanya melihat dari sisi ketampanannya saja,, yaa klepek-klepek dehh
gara-gara si sholeh gak menerima cintanya uul, si uul dua hari gak bernagkat kerja” BROKEN HEART “ judulnya..

Lucu yaa..
maklum lahh, masih ababil..
heheheh
Mereka sahabatku sekarang,, alhamdulilah, punya banyak sahabat yang selalu ada untuk ku..
terimakasih :
Walaupun kalian baru aku kenal , namun kalian sudah banyak membantuku di dunia kerja..

Semangat kawan sAampai maalam lebaran yaaaa ...???hehehehhe
Fightinggg


KONEKSI ANTAR MATERI KESIMPULAN DAN REFLEKSI MODUL 1.1

  Ki Hajar Dewantara merupakan sosok yang sangat pantas mendapatkan julukan sebagai Bapak Pendidikan. Beliau tidak pernah merasa putus asa u...