Cerita
ini berawal dari kekecewaanku mengenalnya...:-(
Lgu
yang sama, buku yang sama, cara yang sama untuk mendekati cewe. Persis seerti
kau mendekatiku. Emang gak adaa cara lain apa ya untuk mendekati cewe. Harusnya
cowo itu lebih kreatif. Masa iya, sama cewe ini sama cewe itu tetep aja sama
mendekatinya.
iya kalau yang didekati dulu gak tahu, kalau tahu ya seperti aku. Ill Feel
iya kalau yang didekati dulu gak tahu, kalau tahu ya seperti aku. Ill Feel
(Maaf
ngomongnya gini)
Aku
gak bisa berpikir aja kok bisa ya? Emang harus pake lagu ini “ If you’re
not The one”
Harus
pake buku ini “ Muslimah Move on”
Dan
harus mengirim skripsimu....??????????????
Ok
ok...
dari satu sisi bisa diterima akal
dari satu sisi bisa diterima akal
Namun
, dari sudut pandangku terlalu monoton. Karena aku juga dideketi sama kamu
dengan cara demikian.
Andai
kau tahu, heran aja kenapa kamu kayak gitu. Dulu kumengenalmu sebagai sosok
lelaki yang sangat kreatif apalagi mendekati cewe. Tetapi, ITU DULU. SEKARANG
“TIDAK”
Jatuhnya
aku ill feel sama kamu. Udah itu aja.
Tapi,
aku tetep nganggep kamu sosok motivator yang pantas menjadi motivator handal
karena kamu n keluarga yang berpotensi meracuni orang dengan omonganmu. THAT’S
RIGHT.
Tingkatkan.
Karena aku yakin suatu saat nanti kamu bakalan menjadi orang sukses.
Semoga
kamu baca postinganku ini, supaya suatu saat nanti jika kamu mendekati cewe
lagi, lebih kreatif dari ini. gitu aja.
Namun
aku berharapnya kamu gak putus sama dia. amin...
No comments:
Post a Comment