Wednesday, August 6, 2014

katakan ini mimpi...

Ya Alloh, aku bingung...
aku mencintainya, tapi aku juga mencintai orang tuaku...
berapa hari ini,, setelah dia ngomong ini telpon yang terakhir dan beneran bener-bener gak ada kontak lagi..
ya lloh, berikan kekuatan ter-dahsyat-Mu  untukku..
aku merindukannya..
aku sangat merindukannya...

kini, ak ada lagi kata-kata..
" ayo bangun, tahajuddan"
"ayo belajar"
"selamat beraktivitas sit, semoga hari ini lancar dan berkah"
"Selamat malam, selamat istirahat, nice dream siti"

:-(

aku mencintai-Nya bukan karena kegagahan fisiknya ataupun apa..
yang jelas aku merasa kehilangan, dan sangat merasa kehilangan seperti ada separh jiwaku yang pergi...
cintaku tak beralasan..

dan ini akan lebih sulit melupakannya daripada sebuah cinta yang dilandaasi dengan sebuah alasan. misalnya aku mencintaimu karena kamu... *cantik, manis, baik hati, sopan, kaya, baik akhlaknya bla bala bla...
enggak, aku gak demikian..
inilah sebuah cinta kepada makhluk-Mu yang kedua kalinya. aku merasakan cinta yang seperti ini lagi..
waktu pertama dulu, aku bisa melupakannya cukup lma, bertahun-tahun..
aku gak tahu bakalan terjadi sepeerti ini lagi..
mesipun alasannya beda dengan yang dulu , tapi aku sakit.. sakit :-(

sekarang karena, keluargaku...
mereka bilang dia jauh, dia baru pertama bertemu denganmu dan kamu belum benar-benar mengetahuinya. bagaimana keadaan keluarganya, sikapnya, dan yang paling mereka tautkan ialah suatu saat aku ditinggalkannya pergi jauh dengan orang lain..
mereka sulit menengokku dikala esok hari tuaku bersamanya...
dan yang lebih ngena di hati sampai-sampai membuatku nangis-nangis ialah dikala ayahku bilang " Ridho Alloh tergantung pada ridho orang tua..."

mereka benar...

di sisi lain, perasaanku juga benar..
setiap manusia punya rasa untuk mencintai lawab jenisnya begitupun aku...

aku mencintainya,,,
dan selama empat bulan ini dia berhasil meluluhkan kerasnya hatiku...

tapi, mereka tak mengindahkan perasaanku...
semua alasanku tak ada artinya; :-(
ya Alloh, padahal dia lelaki yang baik...

bagaimana dengan hati ini yang sudah terlanjur menginginkannya menjadi imamku kelak.. bagaimana...
nomor hape sudah dihapus, namun tak kuasa .. kusimpan lagi...

Jika dia jodohku, semoga kau dekatkan aku kembali dengannya  dan jika tidak, mohon berikan hamba petunjuk agar tak mengingat-ingat dia lagi ....

No comments:

Post a Comment

KONEKSI ANTAR MATERI KESIMPULAN DAN REFLEKSI MODUL 1.1

  Ki Hajar Dewantara merupakan sosok yang sangat pantas mendapatkan julukan sebagai Bapak Pendidikan. Beliau tidak pernah merasa putus asa u...