Sebuah cerita nyata
dari murid SD, tempat PPL ku. Sebenernya aku miris mendengarnya. Dia, sebut
saja Putri, anak kelas VI SD curhat kepadaku. Posisinya aku sebagai guru PPL.
Dia curhat kalau masih suka sama mantannya. Mantannya itu temen sekelasnya.
Ternyata, dia sudah memiliki 3 mantan. Gila batinku...
Aku aja yang segede gini baru memiliki 2
mantan..
Aku ndengerin curhatannya sambil senyam
senyum sendiri kayak gak percaya gitu.
Owalah, cah SD wis duwe pacar!!!!
Tok nasehatin gak usah pacaran dulu,
malah iya iya aja, buktinya status fb nya masih tentang cinta-cintaan.
Mau diapain lagi, itu haknya dia. tapi
gimana ya. Dari hati kecilku sendiri sangat gak setuju kalau anak SD udah
pacaran. Dewasa sebelum waktunya. Pubertas sebelum waktunya. Dan aku takut jika
pergaulannya gak bener. Mau jadi apa generasi penerus kita kelak?
Ini salah siapa??
Anehnya lagi yang membuatku heran,
kenapa orang tuanya dengan sukarela memberikan fasilitas yang mewah buat
anaknya. Misalnya HP. Anak SD sudah diberikan HP android dengan segala
fasilitas koneksi internetnya, bisa buat BBM, Facebook, twitter, line, path and
whatsap.
Kenapa ya kok bisa orang tua memberikan
semua itu? Apakah tidak memikirkan anaknya kelak. Masih SD loh yaa??? Kasian
mereka dewasa sejak dini.
Perlu gak sih orang tua memberikan
fasilitas yang demikian untuk anaknya?
Gimana menurut kalian sebagai guru SD?
No comments:
Post a Comment