Pagi ini kusempatkan bangun pagi dan tidak melanjutkan tidur. Kutengok keluar kost-kostan ku
Angin berhembus sepoi-poi...
Udaranya kurasakan sejuk sekali..
Tak biasanya kurasakan udara pagi..
Namun, di sini berbeda dengan di rumah..
Rasanya ada yang kurang ketika harus mengungkapkan tabir kehidupan..
Kalau melihat bagaimana pagi di sini dan di rumahku, ingin rasanya aku pulang. Sangat berbeda deengan keadaan di kota ini. Sedikit berbagi cerita, kalau di rumah, pagi-pagi jam 5 an orang-orang pada berbondong-bondong pergi ke jalan yang biasa disebut LOBAH. You Know Lobah??
Lobah adalah sebutan untuk sebuah jalan yang kiri kanannya dieklilingi oleh persawahan dan lumayan jauh dari rumah penduduk.
Nah, di situlah tenmpat berkumpulnya para pejalan kaki yang sedang menikmati indahnya pagi, hembusan udara yang begitu segar dan ada yang lebih indah. Pemandangannya..
perswahan yang begitu luas dengan kondisi jalan memanjang ke selatan membuat penduduk dapat menyaksikan secara langsung indahnya mentari yang tengah terbit di ufuk timur..
Perlahan sanga mentari bangun dari tidurnya..
Perlahan sanga mentari bangun dari tidurnya..
tak hanya itu,
dapat dilihat pula deretan gunung yang seolah berdekatan satu sama lain. Ada 4 gunung yang bisa dilihat dari tempatku..
Tampak dekat di pelupuk mata, walaupun sebenarnya jauh sekali...
Tampak dekat di pelupuk mata, walaupun sebenarnya jauh sekali...
Namun, keindahannya tak tertandingi oleh apapun.
Subhanallooh, bener-bener indah..
Nah, inilah yang membuatku selalalu rindu kampung halaman tercinta..
baru aja 2 minggu di kota bahari, hari ini kurasakan betapa merindunya diriku akan semuanya di kampungku.. Rumah, suasana desaku, anak-anak di musholla dan semuanya...

No comments:
Post a Comment